RILIS INDONESIA.COM~Lampung Utara – Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDN Pekurun Barat menjadi sorotan setelah sejumlah temuan di lapangan mencuat saat awak media melakukan peninjauan langsung ke sekolah tersebut, Rabu (3/6/2026).
Berdasarkan hasil pantauan, terdapat sejumlah pekerjaan dan program yang diduga belum berjalan optimal, di antaranya terkait renovasi bangunan sekolah, sarana dan prasarana perpustakaan, ketersediaan buku perpustakaan, serta penyaluran gaji guru yang disebut-sebut belum terealisasi hingga bulan Juni 2026.
Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Kepala SDN Pekurun Barat, Fatul, memilih tidak memberikan penjelasan secara rinci.
Ia menyatakan bahwa dirinya tidak berwenang menjawab pertanyaan terkait penggunaan anggaran maupun penyaluran gaji guru.
“Saya tidak mau menjawab masalah rehab dan masalah penyaluran gaji guru yang belum tersalurkan, Karena pihak yang berhak menanyakan itu adalah Inspektorat dan itu adalah privasi sekolah, ujar Fatul kepada awak media.
Selain persoalan pengelolaan anggaran, kondisi lingkungan sekolah juga menjadi perhatian. Dari hasil pantauan di lokasi, sejumlah area sekolah terlihat kurang terawat dengan rumput liar yang tumbuh di beberapa titik lingkungan sekolah.
Temuan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pemanfaatan anggaran yang dialokasikan untuk operasional dan pemeliharaan sekolah.
Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk Dinas Pendidikan dan Inspektorat, dapat melakukan klarifikasi serta pemeriksaan guna memastikan pengelolaan Dana BOS berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan maupun Inspektorat terkait temuan tersebut. Berita ini akan diperbarui apabila terdapat penjelasan atau tanggapan dari pihak-pihak terkait.(YNS)

