PSI Laporkan Proyek Trotoar Rp21,7 Miliar di Bandar Lampung ke BPK

ELVIANA.A.Md.KL
2 Menit Baca

RILIS INDONESIA.Com – Bandar Lampung – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandar Lampung melaporkan proyek revitalisasi trotoar Jalan Sultan Agung, Way Halim, senilai Rp21,7 miliar ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung.

Proyek yang dikerjakan PT ASMI Hidayat dengan konsultan pengawas CV Tri Paica Artha tersebut dilaporkan pada Senin, 14 September 2026. Laporan serupa juga disampaikan PSI ke Ketua BPK RI di Jakarta.

Ketua DPD PSI Kota Bandar Lampung, Randy Aditya, mengatakan pelaporan dilakukan karena adanya dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis di lapangan, salah satunya peristiwa ambruknya pekerjaan saat proses pengecoran.

“Kami resmi meminta BPK RI untuk melakukan pemeriksaan. Ada pekerjaan yang ambruk dan dugaan ketidaksesuaian di lapangan. Biar BPK yang memeriksa secara profesional dan independen,” kata Randy kepada awak media, Selasa (15/9/2026).

- Advertisement -

Randy menyebut permintaan audit berdasar pada Pasal 23E UUD 1945 dan UU Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara. Ia meminta BPK memeriksa aspek kontrak, volume pekerjaan, mutu material, hingga pengawasan.

Sementara itu, Sekretaris DPD PSI Kota Bandar Lampung, Johan Alamsyah, menambahkan pihaknya juga berencana meminta supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap proyek-proyek di Dinas PUPR Kota Bandar Lampung, baik yang bersumber dari APBD maupun pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Johan menyebut pihaknya menduga adanya pengaturan pemenang tender dalam proyek-proyek tersebut. Dugaan tersebut, menurutnya, perlu diuji oleh aparat penegak hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas PUPR Kota Bandar Lampung, pihak kontraktor PT ASMI Hidayat, dan BPK Perwakilan Lampung belum memberikan keterangan terkait laporan tersebut. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi.
(Red)

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *