Polres Lampung Selatan Siap Amankan Arus Mudik Lebaran dengan Sinergi Antarinstansi

Erival Ags
Oleh

RILIS INDONESIA.COM- Kapolres Lampung Selatan, Toni Kasmiri, menekankan pentingnya pelayanan maksimal kepada masyarakat serta sinergi antarinstansi tanpa ego sektoral dalam pelaksanaan pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Dermaga Pelabuhan PT SMA, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (12/3/2026).

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan harus menjalankan tugas secara maksimal demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik Idul Fitri.

‎“Personel pengamanan agar benar-benar melaksanakan tugas secara maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tidak ada ego sektoral, karena kita semua bekerja bersama untuk satu tujuan, yaitu melayani masyarakat,” tegas AKBP Toni Kasmiri.

- Advertisement -

‎Ia juga menyampaikan bahwa keberhasilan pengamanan arus mudik dan arus balik tidak hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi merupakan tugas bersama seluruh instansi yang terlibat. Menurutnya, sinergi antarinstansi sangat diperlukan agar pengamanan dapat berjalan dengan baik, tertib, dan lancar.

‎Kapolres menambahkan, Operasi Ketupat merupakan bentuk komitmen bersama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri. Ia menilai koordinasi yang solid antar stakeholder menjadi kunci utama keberhasilan pelaksanaan pengamanan.

‎Apel gelar pasukan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, Pasi Ops Kodim 0421/LS Edi Alfian, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Afni Carolina, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Peserta apel terdiri dari personel Polres Lampung Selatan, Kodim 0421/LS, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, BPBD, Basarnas, Damkar, hingga Kantor Kesehatan Pelabuhan yang tergabung dalam pasukan pengamanan Operasi Ketupat Krakatau 2026.

‎Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga membacakan amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, serta berbagai instansi terkait.

Untuk mendukung pengamanan di wilayah Lampung Selatan, sebanyak 100 personel BKO dari Polda Lampung turut diperbantukan dan sebanyak 14 pos pengamanan serta pelayanan didirikan di sejumlah titik strategis.

‎Pengamanan juga difokuskan pada sejumlah objek vital seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, bandara, hingga objek wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan selama masa libur Lebaran.

Melalui Operasi Ketupat Krakatau 2026, diharapkan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama masa mudik hingga arus balik Lebaran di wilayah Lampung Selatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif.(Tim Red )

Bagikan Artikel Ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *