RILIS INDONESIA.Com, Bandar Lampung – Real Estat Indonesia (REI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-54 di Bandar Lampung pada 5 hingga 7 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 1.000 pengembang dari berbagai daerah di Indonesia dan menjadi momentum konsolidasi nasional untuk mendorong kebangkitan industri properti.
Mengusung tema “Membangun Kebersamaan dan Solidaritas REI Menuju Bangkitnya Industri Properti”, perayaan HUT REI tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi berbagai agenda strategis yang dinilai berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal membuka rangkaian kegiatan melalui jamuan welcome dinner dan ramah tamah di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari night rider, bakti sosial, family gathering, reuni mantan Ketua Umum REI di Pantai Hurun, hingga kegiatan olahraga golf bersama.
Selain itu, panitia juga menggelar Lampung City Tour, aksi tanam sejuta pohon, pameran UMKM di Dekranasda Provinsi Lampung, serta gala dinner yang dimeriahkan penampilan Charly van Houten.
Puncak kegiatan berlangsung dalam Rapat Koordinasi DPP dan DPD REI yang membahas isu-isu strategis sektor properti nasional, termasuk dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Selain rapat koordinasi, REI juga menggelar Business Forum guna mendorong masuknya investasi ke Provinsi Lampung.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyebut pelaksanaan HUT REI di Lampung menjadi sinyal bahwa provinsi tersebut siap menjadi salah satu pusat pertumbuhan sektor properti nasional.
“REI merupakan mitra strategis Pemerintah Provinsi Lampung dalam transformasi ekonomi daerah. Kolaborasi ini penting untuk mendorong pertumbuhan sektor riil, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Mirza.
Sementara itu, Ketua Umum DPP REI menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung Program 3 Juta Rumah.
Menurutnya, hingga saat ini sekitar 58 persen pembangunan rumah nasional dan 46 persen rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dibangun oleh anggota REI.
“Setiap satu unit rumah yang dibangun mampu menciptakan tiga sampai empat lapangan kerja baru. Karena itu sektor properti menjadi salah satu lokomotif pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.
Momentum HUT REI juga dimanfaatkan untuk mempromosikan potensi UMKM dan pariwisata Lampung.
Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menampilkan berbagai produk unggulan daerah seperti kain tapis, wastra, dan kuliner khas Lampung kepada para peserta yang datang dari seluruh Indonesia.
“Ini peluang besar untuk memperkenalkan Lampung di tingkat nasional. Kami berharap para peserta REI tidak hanya melihat potensi bisnis properti, tetapi juga menjadi duta promosi wisata dan UMKM Lampung,” katanya.
Dengan rangkaian kegiatan yang padat dan melibatkan banyak sektor, HUT ke-54 REI di Lampung dinilai menjadi ajang konsolidasi nasional sekaligus etalase investasi, pariwisata, dan produk UMKM daerah.(**)

